Manfaatkan Ampas Tahu dan Kulit Singkong Menjadi Makanan, Mahasiswa KKN Dinilai Kreatif

Karangtunggal – Produk kreatif berbasis pemanfaatan bahan bekas sedang banyak diminati masyarakat. Peluang itu ternyata dilirik oleh Mahasiswa KKN Sisdamas UIN SGD Bandung dalam programnya yakni Pengembangan Produk Kreatif berupa nugget dari ampas tahu, dendeng dari kulit singkong, dan stik dari singkong. Selain itu ada juga tempe ampas tahu dan kerupuk ampas tahu, namun tidak menjadi produk unggulan yang dipraktekkan oleh mahasiswa KKN 94 saat demo produk di RT 02/RW 02 Desa Karangtunggal, kemarin (27/8). Lanjutkan membaca “Manfaatkan Ampas Tahu dan Kulit Singkong Menjadi Makanan, Mahasiswa KKN Dinilai Kreatif”

Kolaborasi Program 95 & 96 : Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan bagi Perangkat Desa dan Kelembagaan Masyarakat

Pemateri dari Kecamatan Paseh Kab. Bandung

Berangkat dari masalah yang masih minimnya pemahaman bagaimana kinerja para perangkat desa, khususnya di Desa Karangtunggal ini,  pada Jumat 25 Agustus 2017 kelompok 95 & 96 melakukan kolaborasi program untuk melakukan pemberdayaan bagi perangkat desa & lembaga masyarakat.

Tema ini diambil dari kedua ide pikiran kelompok 95 & 96, setelah melakukan rembug warga, pemetaan sosial dll. Ternyata di Desa Karangtunggal ini masih sangat minim sekali pemahaman poksi kerja tentang ilmu-ilmu pemerintahan yang ada di desa serta sebagai edukasi kepada masyarakat apa saja poksi-poksi kerja para pemimpin desanya. Sasaran pada penyuluhan ini yaitu kepada para perangkat desa yang aktif, lembaga masyarakat seperti Karang Taruna, PKK dll. Lanjutkan membaca “Kolaborasi Program 95 & 96 : Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan bagi Perangkat Desa dan Kelembagaan Masyarakat”

Mengedukasi Bahaya Narkoba Lewat Penyuluhan Remaja

Karangtunggal – Aktifnya remaja karangtaruna di Dusun Pasirpanjang menjadikan mereka berperan penting dalam setiap kegiatan masyarakat. Hal ini dipandang oleh Mahasiswa KKN 94 Sisdamas UIN SGD Bandung sebagai salah satu potensi yang masih harus dijaga dan dikembangkan. Disamping itu, problem remaja sekitar Desa Karangtunggal ini pada umumnya terletak pada penyalahgunaan konsumsi barang berbahaya. Oleh karena itu, acara kemarin (27/8) yang mengundang Ibu PKK dan Karangtaruna ini diselenggarakan di Kediaman Ibu Imas guna mengedukasi masyarakat tentang pergaulan tidak baik dan penyalahgunaan barang terlarang. Lanjutkan membaca “Mengedukasi Bahaya Narkoba Lewat Penyuluhan Remaja”

SUKA CITA KEMERIAHAN HUT RI 72 DESA KARANGTUNGGAL

PAWAI HUT KEMERDEKAAN RI KE 72 DESA KARANGTUNGGAL

Kamis, 17 Agustus 2017 merupakan salah satu hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, karena hari tersebut berkaitan dengan hari jadi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke 72. Hampir diseluruh lapisan masyarakat Indonesia merayakannya dengan banyak cara, mulai dari upacara bendera, mengadakan perlombaan atau pesta rakyat maupun karnavak arak-arakan. Hal yang sama pun dilakukan oleh warga desa Karangtunggal, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, sebanyak 500 lebih warga setempat yang beranggotakan anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua ikut campur dalam merayakan Lanjutkan membaca “SUKA CITA KEMERIAHAN HUT RI 72 DESA KARANGTUNGGAL”

Menyusuri Pedalaman Dusun Pasirpanjang dalam Kegiatan Pemetaan Sosial Siklus 2

Pemandangan alam yang indah dan asri Dusun Pasirpanjang Desa Karangtunggal

Karangtunggal – Suasana asri nan indah menjadi pemandangan rutin setiap kali transect yang dilakukan Mahasiswa KKN Sisdamas UIN Bandung kelompok 94. Berbekal kertas, pensil, penghapus, kamera, sambil mendatangi warga yang dijumpai untuk meminta bantuannya menggambarkan lingkungan Dusun Pasirpanjang. Transect yang dilakukan selama 8-11 Agustus 2017 ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi georafis Dusun Pasirpanjang yang meliputi RW 1 sampai RW 3 dari Desa Karangtunggal, Paseh. Lanjutkan membaca “Menyusuri Pedalaman Dusun Pasirpanjang dalam Kegiatan Pemetaan Sosial Siklus 2”

Laporan Siklus 1: Pembacaan Masalah Sosial di Dusun Pasirpanjang

Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Bandung selama lima tahun terakhir mengalami perubahan ke arah pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa dituntut bukan hanya sekedar mengabdi namun juga ikut memberdayakan potensi-potensi yang bisa dilihat di lingkungan masyarakat. Langkah awal untuk memerdayakan masyarakat yakni dengan menjalankan siklus satu berupa sosialisasi awal, rembug warga, dan refleksi sosial.

Dari buku Panduan KKN Sisdamas: Kuliah Kerja Nyata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (2017: 22) tujuan dari pelaksanaan siklus satu mencakup enam poin: 1) Terjalinnya hubungan yang baik dengan masyrakat; 2) Teridentifikasinya kelompok-kelompok masyarakat; 3) Mengetahui klasifikasi Lanjutkan membaca “Laporan Siklus 1: Pembacaan Masalah Sosial di Dusun Pasirpanjang”